Viral Rekaman CCTV Peristiwa Penodongan Pistol dan Pemukulan Advokat Endar Susilo -->

Berita Terbaru

Viral Rekaman CCTV Peristiwa Penodongan Pistol dan Pemukulan Advokat Endar Susilo

Rabu, 03 Juni 2020, 21:42
Bawen, Beredar sebuah video pemukulan yang menimpa seorang Advokad Endar Susilo di wilayah Kalikangkung, Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, Semarang pada Selasa (2/6/2020) sekira pukul 22.00 WIB. Video yang terekam CCTV tersebut diduga dilakukan oleh DWL warga Kalipancur, Ngaliyan, Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Dalam video tersebut, Endar sedang berbicara memegang mic pengeras suara, tiba-tiba terduga DWL berteriak ingin menembak Endar dengan mengambil pistol dari balik bajunya yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Beruntung ada salah satu warga yang mendorong pelaku kebelakang, sehingga peristiwa penembakan tidak terjadi. Namun Endar yang saat di todong malah maju mendekati pelaku mukanya kena pukul oleh tangan kiri pelaku Dlw yang gagal menembaknya.

"Saya telah dipanggil ke Polda Jateng untuk dimintai keterangan oleh Penyidik Polda, atas aduan yang saya buat, dan sekarang ini kasus penodongan pistol dan pemukulan terhadap saya tersebut sedang ditangani oleh Subdit 3 Jatanras  Polda Jateng." jelas Endar.

Endar berharap agar terduga pelaku (Dlw)  yang menodongkan senjata api dan memukul dirinya, segera dilakukan proses hukum oleh kepolisian, apalagi mengingat saat itu sedang menjalankan profesinya  sebagai advokat yang dilindungi oleh Undang - Undang No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat.

"Sebagaimana diketahui bersama bahwa advokat juga termasuk penegak hukum selain Polisi, Hakim dan Jaksa," jelasnya.

Lebih lanjut Endar menyampaikan, bahwa yang dilakukan oleh pelaku juga merupakan pelecehan terhadap profesi Advokat, sehingga apabila hal ini tidak segera ditangani maka penghinaan dan pelecehan yang sama akan juga bisa terjadi pada advokat dan penegak hukum lainnya. 

"Dugaan kejahatan yang diduga dilakukan oleh Dlw yang paling berat adalah mencoba menembak saya dengan memakai senjata api yang melanggar pasal 1 Undang - Undang Darurat No.12/Drt /1951 dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup." Tegas Endar.

Ditambahkan juga oleh Endar, bahwa dirinya juga sudah dimintai keterangan oleh Penyidik Ditreskrimsus Polda Jateng atas dugaan penataan lahan ilegal di wilayah Kalikangkung, Gondoriyo, Ngalian Semarang yang diduga dilakukan oleh Dlw.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa peristiwa dugaan tindak pidana tersebut diatas, terjadi berawal dari penutupan proyek Penatahan lahan di wilayah Kalikangkung oleh warga sekitar karena pengelola proyek Dlw mengingkari kesepakatan awal dengan tidak membayarkan kompensasi dana pembangunan untuk warga sekitar Proyek. Yang kemudian diketahui juga ternyata perijinan proyek penataan lahan tersebut juga belum lengkap. (Patih)

TerPopuler