KPU Kabupaten Purworejo Lantik 1482 Anggota PPS Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Purworejo -->

Berita Terbaru

KPU Kabupaten Purworejo Lantik 1482 Anggota PPS Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Purworejo

Senin, 15 Juni 2020, 22:59
Purworejo - Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Purworejo melantik Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk 494 desa/kelurahan yang didelegasikan kepada 16 Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Se-Kabupaten Purworejo, Senin (15/6/2020).

Mengingat tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purworejo tahun 2020 resmi dilanjutkan kembali setelah Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) mengeluarkan Peraturan KPU No. 5 tahun 2020 tentang tahapan Pemilihan Serentak pada tanggal 12 Juni 2020.

Pelaksanaan pelantikan masing masing Kecamatan dengan menerapkan protokol kesehatan dan didampingi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan covid-19 tingkat Kecamatan.


Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Kabupaten Purworejo Akmaliyah mengatakan, sesuai dengan surat KPU RI No. 441 tahun 2020 tentang Pengaktifan Kembali Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Pemilihan tahun 2020.

"Ada beberapa opsi mekanisme pelantikan yang bisa dilaksanakan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi daerah masing- masing. Pelantikan bisa dilaksanakan dengan cara online ataupun offline (tatap muka langsung) dan boleh didelegasikan kepada Ketua PPK," terangnya.

"Bahkan apabila secara online ataupun offline sama sekali tidak bisa dilaksanakan maka cukup dengan memberikan SK saja kepada mereka (dan dianggap sudah dilantik)," tambahnya.


Dikatakan Akmaliyah, bahwa dalam surat KPU No.441 tersebut juga menegaskan bahwa pelantikan dilaksanakan paling lambat tanggal 15 Juni 2020.

"Dengan demikian maka KPU Kabupaten Purworejo memilih opsi yang paling memungkinkan yaitu dengan cara pertemuan tatap muka secara langsung yang dilaksanakan bergelombang menyesuaikan dengan jumlah masing- masing PPS tiap Kecamatan," ujarnya.

Lanjut Akmaliyah, lelaksanaan pelantikan PPS ini tentu sebelumnya sudah dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Purworejo dengan meminta pemantauan dan pendampingan langsung dari gugus tugas tiap Kecamatan.

Pelantikan PPS ini juga dihadiri oleh Muspika semua Kecamatan dan  Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) yang telah diaktifkan kembali masa kerjanya mulai tanggal 14/6/2020.

Pelaksanaan pelantikan juga dimonitoring oleh Ketua dan anggota KPU Kabupaten Purworejo beserta sekretariat yang turun langsung ke semua Kecamatan sesuai dengan wilayah yang didampinginya.

"Alhamdulillah secara umum pelantikan PPS di Kabupaten Purworejo berjalan lancar dan aman meskipun dilaporkan dari sejumlah 1.482 orang ada 8 orang yang tidak bisa hadir karena sakit," jelas Akmaliyah.

Setelah dilantik semua anggota PPS ini wajib menandatangani pakta integritas bagi Penyelenggara Pemilu untuk melaksanakan tugasnya dengan menjaga diri dari penyimpangan, godaan untuk bermain kotor dalam menyelenggarakan pemilihan.

"Karena dalam setiap pemilihan tentu rentan adanya potensi dibajak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," bebernya.

Padahal, lanjut Akmaliyah, pada saat yang sama ada harapan besar dari masyarakat agar pemilihan dapat terselenggara dengan penuh integritas. Di satu sisi kita semua tentu juga berharap agar Penyelenggara Pemilu melaksanakan seluruh tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purworejo tahun 2020 ini dengan bersungguh sungguh, terbuka dan penuh tanggung jawab.

Sebelumnya, kabar pengaktifan dan pelantikan ini memang sudah ditunggu- tunggu oleh anggota PPK maupun anggota PPS yang sudah ditetapkan namun ditunda masa kerjanya.

“Kita siap kembali bertugas untuk mensukseskan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purworejo tahun 2020 meskipun kita masih mengalami wabah pandemi,” kata salah seorang PPS di Kecamatan Gebang.

Semangat ini diapresiasi juga oleh KPU Kabupaten Purworejo bahwa ditengah- tengah pandemi wabah virus corona yang melanda Indonesia.

"Kita tetap harus optimis untuk bisa menyelenggarakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Purworejo secara bermartabat, tentu dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat dan juga keselematan penyelenggara itu sendiri dengan selalu menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19," pungkasnya. (evie)

TerPopuler